#InspirasiBisnis : Bisnis Kurma, Si Kecil dengan Untung Besar
- April 26, 2017
- By desni utami
- 2 Comments
Haihai… Assalamu’alaykum..
Mulai hari ini, blog www.desniutami.com
akan punya tema tulisan #InspirasiBisnis yang insyaAllah akan tayang sebulan
sekali. Berawal dari ketertarikan di dunia bisnis yang membawa saya lolos
program wirausaha di kampus, saya jadi punya banyak kenalan pebisnis muda.
Ditambah lagi sekarang ikut grup whatsapp yang isinya ibu-ibu pebisnis. Rasanya
sayang sekali kalau semangat berbisnis ini tidak diiringi dengan semangat
menebar manfaat. Oleh karena itulah saya coba-coba menuliskan #InspirasiBisnis
agar semakin banyak yang bersemangat berbisnis dan semakin banyak penduduk
Indonesia yang berdaya.
Panjang ya pembukaannya heuheu..
Nah kali ini saya telah mewawancarai seorang kakak kelas,
sekaligus mentor saya, Mba Paramitha Messayu. Ibu muda yang biasa
dipanggil Mitha ini punya beberapa unit bisnis. Tapi yang mau saya bahas
sekarang adalah bisnisnya Mba Mitha yang lagi hits banget, bisnis kurma Premium
Dates. Hits banget kaaaan… Sebulan lagi Ramadhan soalnya. Simak yuk…
Tutorial Mengubah Kaos Oblong Menjadi Sabrina/Off Shoulders yang Kece!
- March 27, 2017
- By desni utami
- 12 Comments
Assalamu'alaykum...
Sejak saya berubah status dari wanita biasa menjadi ibu menyusui, banyak sekali hal yang berubah tentang saya. Apa sih spesialnya ibu menyusui? Selain ibu menyusui kurang tidur dan laper mulu, ibu menyusui itu spesial karena gak bisa pakai sembarang baju. Ibu menyusui harus pakai baju yang busui (ibu menyusui) friendly. Baju bukaan depan yang memudahkan akses menyusui. Baju busui friendly ini biasanya identik dengan kancing depan, resleting depan, atau celah tersembunyi di bagian depan baju.
Kalau dulu sebelum jadi busui saya memilih baju berdasarkan warna, harga dan modelnya. Sekarang saya memilih baju berdasarkan dimana letak kancingnya heu.. Kaos oblong udah lama dilupakan. Suami pun kalau mau beli baju buat istrinya pasti mikir "bisa dipake buat nyusuin bayi kami gak nih" hahaha...
Apa yang kita pikirkan saat sedang membersihkan rumah?
Menyapu? Mengepel? Mencuci baju? Mencuci piring? Memasak?
Biasanya kita tidak memikirkan apapun selain fokus pada
pekerjaan. Kita biasanya memikirkan "ini kenapa lantainya kotor" atau
"abis ini piring yang mana yang mau dicuci berikutnya" hanya sebatas
itu. Kecuali blogger, jarang ada yang masak sambil mikirin "ini resepnya
aku share gak ya di blog" uwuwuwu..
Padahal bisa saja di saat-saat seperti ini kita gunakan
untuk mengingat Allah.
Biasanya kalo kita punya "nasi kemarin" nasib-nasibnya nih paling jadi nasi goreng kan ya.. Nah ini saya baru nemu cara mengolah nasi kemarin jadi selain nasi goreng. Nasi kemarinnya berubah menjadi nasi ayam hainan horeeeee...
Kok bisa? bukannya resep nasi ayam hainan itu nasinya dari beras yang ditanak bukan pake air biasa tapi pake kaldu dulu? Bisa doooong..
Kok bisa? bukannya resep nasi ayam hainan itu nasinya dari beras yang ditanak bukan pake air biasa tapi pake kaldu dulu? Bisa doooong..
Tutorial Menjahit Pashmina Instan ala Nurina Amira
- February 20, 2017
- By desni utami
- 58 Comments
Dari dulu banget sebelum punya mesin jahit kayak sekarang ini, saya udah seneng banget menjahit. Dari dulu juga di rumah ada mesin jahit singer item jadul yang ada mejanya itu lho. Tapi di rumah gak ada yang bisa pake mesin itu. Jadi mesin jahit antik itu akhirnya cuma jadi pajangan, berdebu, berkarat, lama-lama gak bisa dipake beneran.
Dulu saya kalo jahit apa-apa cuma jahit manual, pake jarum tangan. Bikin tas, baju, jilbab, bahkan karpet pun jahit tangan. Lamaaaaaa banget deh njahit tangan gitu. Kalo pake mesin mungkin bisa selesai dalam waktu 30 menit, ini karena jahit manual jadi dua hari wahahaha... Lama dan pegel, belum lagi hasilnya yang gak bisa serapih kalo pake mesin jahit.
Dulu saya kalo jahit apa-apa cuma jahit manual, pake jarum tangan. Bikin tas, baju, jilbab, bahkan karpet pun jahit tangan. Lamaaaaaa banget deh njahit tangan gitu. Kalo pake mesin mungkin bisa selesai dalam waktu 30 menit, ini karena jahit manual jadi dua hari wahahaha... Lama dan pegel, belum lagi hasilnya yang gak bisa serapih kalo pake mesin jahit.
Kami pernah punya pengalaman memiliki anak yang tidur paling cepat jam 11 malam, selama tiga tahun lamanya!
Seperti biasa, kalo nulis pengalaman gini pasti panjang. Persiapkan niat, pasokan kesabaran dll. Karena postingan ini bakal lebih dari 1500 kata (lagi) dengan minim sekali infografis yang menarik huhuhu...
Setelah beberapa tahun kami berkutat dengan hidup sampai jam satu malam dan menonton bayi yang berloncatan [?], kami mencoba mencari tau apakah anak batita begadang ini normal. Lalu kami menemukan seorang pakar parenting yang mengatakan bahwa anak tidur larut malam adalah ciri anak yang memiliki perkembangan otak kanan yang baik, ciri anak kreatif. Kami membesarkan diri dengan anggapan ini. Semacam pembenaran "alhamdulillah anak-anal nurun bundanya, kreatif" wahahahaha... plis deh, Des..
Seperti biasa, kalo nulis pengalaman gini pasti panjang. Persiapkan niat, pasokan kesabaran dll. Karena postingan ini bakal lebih dari 1500 kata (lagi) dengan minim sekali infografis yang menarik huhuhu...
Setelah beberapa tahun kami berkutat dengan hidup sampai jam satu malam dan menonton bayi yang berloncatan [?], kami mencoba mencari tau apakah anak batita begadang ini normal. Lalu kami menemukan seorang pakar parenting yang mengatakan bahwa anak tidur larut malam adalah ciri anak yang memiliki perkembangan otak kanan yang baik, ciri anak kreatif. Kami membesarkan diri dengan anggapan ini. Semacam pembenaran "alhamdulillah anak-anal nurun bundanya, kreatif" wahahahaha... plis deh, Des..
Tentang Speech Delay, Buku, Gadget, Tantrum dan Stimulasi Anak
- January 23, 2017
- By desni utami
- 14 Comments
Bismillah..
Sangking bingungnya, saya sampe gak tau mau judulin apa. Entah dari mana memulainya saya juga bingung, saya hanya ingin menuliskan kegundahan saya terhadap kasus yang di alami banyak anak balita seperti speech delay, tantrum, bagaimana screen time, juga stimulasi apa yang diberikan.
Tulisan ini bakal panjang sepertinya, kuatkan niat dulu ya.. kalo dari awal udah jengah, jangan diteruskan :)
Ini bukan nasihat sok pinter a la ibu baru kemaren sore. Saya hanya mencoba berbagi pengalaman kami mendidik ketiga anak kami empat tahun belakangan ini dan juga sebagai pengingat bagi kami :)
Sangking bingungnya, saya sampe gak tau mau judulin apa. Entah dari mana memulainya saya juga bingung, saya hanya ingin menuliskan kegundahan saya terhadap kasus yang di alami banyak anak balita seperti speech delay, tantrum, bagaimana screen time, juga stimulasi apa yang diberikan.
Tulisan ini bakal panjang sepertinya, kuatkan niat dulu ya.. kalo dari awal udah jengah, jangan diteruskan :)
Ini bukan nasihat sok pinter a la ibu baru kemaren sore. Saya hanya mencoba berbagi pengalaman kami mendidik ketiga anak kami empat tahun belakangan ini dan juga sebagai pengingat bagi kami :)
Saya adalah wanita centil yang suka ke salon, suka ngaca, suka dandan, suka kelihatan cakep. Dan kecentilan ini menjadi-jadi saat saya diberikan Allah seorang suami yang saya cintai dan mencintai saya, apeu.. wahahaha... Punya suami berarti kita jadi punya alasan buat beli skin care, body care, parfum dan cobain make up yang unyu-unyu. Selain karena bisa menyalurkan kecentilan, kegiatan dandan pun bernilai ibadah. Asek kaaaan...
Alasan ini jugalah yang membuat saya terariiiik sekali join bisnis kecantikan. Sayangnya saya orang yang idealis tingkat tinggi hehe.. Idealis gimana?
Sudah lima bulan kami sekeluarga pindah ke Pekanbaru. Kami diboyong ayahnya anak-anak mengikuti kepindahtugasannya ke Bumi Lancang Kuning ini. Hanya berlima. Macam-macam rasanya, tapi kalau mau jujur tinggal berlima saja ini sungguh menyenangkan. Setiap hari alhamdulillah anak-anak menunjukkan tumbuh kembang yang spektakuler.
Banyak sekali yang ingin saya tulis di blog ini terutama tentang rekam jejak tumbuh kembang anak-anak. Penting bagi saya menuliskan kisah mereka karena saya dan suami bercita-cita punya banyak anak. Kami takutnya tidak bisa mengingat detail padahal tentu anak-anak ingin mendengar kisah spesifik asli milik mereka (ngasal ).
Rasanya baru setelah lima bulan ini saya bertemu ritmenya. Bagaimana saya bisa ngeblog tanpa mengurangi waktu saya mendampingi tumbuh kembang anak-anak. Saya akhirnya ngeblog di saat anak-anak sudah tidur dan pekerjaan saya lainnya telah beres.
Lima Alasan Kenapa Kamu Harus Datang Ke Pangkalpinang
- September 07, 2016
- By desni utami
- 2 Comments
Teman-teman pasti tau film Laskar Pelangi yang dirilis tahun 2008. Film yang mengambil latar sosial dan keindahan Pulau Belitung ini berhasil menarik perhatian Indonesia. Pulau Belitung sendiri adalah nama dari salah satu dari dua pulau utama di Provinsi Bangka Belitung. Pulau lainnya adalah Pulau Bangka. Mungkin sebelum film ini beredar, Provinsi Bangka Belitung hanya dikenal sebagai provinsi penghasil timah. Kini provinsi yang mulai berdiri sendiri sejak tahun 2000 mulai banyak diliput sisi lainnya, baik itu wisata alamnya, wisata sejarahnya, wisata reliji bahkan wisata kuliner.
![]() |
| Ruko pasar pembangunan Kota Pangkalpinang sumber gambar : Dyan Setiadi |
Saya sendiri pertama kali menginjakkan kaki di Provinsi Bangka Belitung tepatnya di Pulau Bangka akhir tahun 2014. Selain tidak punya tujuan dan motivasi khusus berkunjung ke Pulau Bangka, akses menuju Pulau Bangka yang sulit menjadi sebab saya belum pernah jalan-jalan ke Bangka. Padahal saya tinggal di Palembang yang kalau lihat di peta posisinya bersebelahan dengan Pulau Bangka. Sebelum pelabuhan Tanjung Api-Api dibuka tahun 2013, akses dari Palembang ke Pulau Bangka hanya menumpang di kapal Jet Foil. Kalaupun naik pesawat harus memutar transit di Jakarta terlebih dahulu. Sekarang, alhamdulillah sudah ada pesawat langsung ke Pangkalpinang, Ibukota Provinsi Bangka Belitung dan juga kapal ferry dari Pelabuhan Tanjung Api-Api.
Akhirnya nemu hastag yang lumayan setelah bingung mau pake hastag apa untuk tulisan yang beauty-beautyan hahaha..
Assalamu'alaikum cantik...
Sebagai ibu rumah tangga dengan tiga balita dan tanpa asisten, saya jarang sekali bisa meluangkan waktu buat perawatan di salon. Setelah punya anak, saya yang dulunya dua minggu sekali ke salon kini ke salon cuma setahun sekali. Itu pun cuma buat potong rambut sambil ditungguin bayi-bayi di luar hahaha.. Walau jaraaaaang banget nyalon, jangan kira saya di rumah buluk, kusam, bau, jerawatan, gak perawatan, kulitnya kasar, rambutnya kusut. Hmmmm... Buang jauh-jauh pikiran itu sodara :D
Walau lebih banyak waktu di rumah dan ngurusin keluarga saja, saya tetap berusaha menjaga penampilan di depan suami. Saya berhias untuknya karena begitulah harusnya seorang istri bertingkah dalam Islam (sepemahaman saya aja ini mah hehe..). Walau gak dandan keluar rumah, saya tetap harus rajin perawatan. Karena tampilan baik itu adalah ciri seorang muslim yang baik.
Trus gimana caranya perawatan?
Assalamu'alaikum cantik...
Sebagai ibu rumah tangga dengan tiga balita dan tanpa asisten, saya jarang sekali bisa meluangkan waktu buat perawatan di salon. Setelah punya anak, saya yang dulunya dua minggu sekali ke salon kini ke salon cuma setahun sekali. Itu pun cuma buat potong rambut sambil ditungguin bayi-bayi di luar hahaha.. Walau jaraaaaang banget nyalon, jangan kira saya di rumah buluk, kusam, bau, jerawatan, gak perawatan, kulitnya kasar, rambutnya kusut. Hmmmm... Buang jauh-jauh pikiran itu sodara :D
Walau lebih banyak waktu di rumah dan ngurusin keluarga saja, saya tetap berusaha menjaga penampilan di depan suami. Saya berhias untuknya karena begitulah harusnya seorang istri bertingkah dalam Islam (sepemahaman saya aja ini mah hehe..). Walau gak dandan keluar rumah, saya tetap harus rajin perawatan. Karena tampilan baik itu adalah ciri seorang muslim yang baik.
![]() |
| saya mah masih belum bercadar hehe... ini gambarnya ngeliat di ignya mba @indadari |
#dapurbunda : Tips Menghilangkan Bau Amis pada Cumi
- July 02, 2016
- By desni utami
- 4 Comments
Mencoba kekinian.
Jadi sekarang kalo nulis per temanya mau dikasih hastag ah... Biar kayak blogger-blogger kekinian hihi..
Keluarga kami suka sekali makan seafood. Udang, cumi, kerang, kepiting, apa aja. Bahkan sehabis nonton Bolang, Sachie (3,5 tahun) komentar kepingin makan bulu babi. Eeeeww... Permasalahannya, seafood ini terutama cumi kalau gak pinter ngolahnya bisa jadi gak enak. Biasanya masalah cumi adalah bau amis.
Menghilangkan bau amis pada cumi ini susah-susah gampang?












